11 Kata Yang Jangan Diucapkan Kepada Bos


1. Itu bukan tugas saya

Meski ini bukan tugas Anda, berusahalah berkontribusi sejauh yang bisa Anda lakukan.

 

2. Diam

Diam juga bukan sikap yang tepat. Ketika bos bertanya, Anda diharapkan bisa memberi jawaban.

Sedang Memeriksa Pekerjaan Anak Buahnya

Sedang Memeriksa Pekerjaan Anak Buahnya

3. Tahu tidak apa kata bosku?

Membicarakan tentang bos Anda dibelakang (termasuk disitus jejaring sosial) bukanlah hal yang bijak dan bisa bahaya untuk masa depan Anda.

4. Saya sudah cukup senang disini, Bos.

Pernyataan ini biasanya diucapkan karyawan saat ia hendak dipindah atau mendapat tugas baru. Bagi bos, pernyataan ini menunjukkan kurangnya kemauan untuk berubah dan maju.

5. Saya sibuk

Saya terlalu sibuk untuk ikut pelatihan, seminar, dll. Padahal orang yang mau sukses harus bisa menyeimbangkan antara masa kini dan masa depan.

6. Saya tidak kenal, dia bukan dari bagian saya

Ini menunjukkan sikap kurang bersosialisasi. Ingatlah Anda bekerja disebuah perusahaan, bukan disebuah departemen atau atau bagian saja.

7.Maaf, saya ini gaptek.

Mungkin Anda memang gaptek, tapi jangan jadikan hal ini alasan untuk tidak mau bersinggungan dengan teknologi. Jauh lebih baik berusaha dengan menyadari bahwa suatu saat nanti semua akan menggunakan teknologi.

8. Mestinya inikan giliran saya untuk dipromosikan?

Promosi adalah hak atasan atau perusahaan. Dan ini dilihat dari kinerja, kontribusi serta kemampuan karyawan. Jadi, mesti Anda mungkin lebih senior, jangan ge er dulu jika Anda pasti lebih berhak dipromosikan.

9. Saya sedang mengalami hari yang buruk.

Kalimat ini sering dijadikan alasan oleh mereka yang baru saja melakukan kesalahan. Namun, ini adalah alasan yang buruk dan membuat Anda lebih tampak seperti pengeluh.

10. Tidak ada yang bisa saya laporkan.

Padahal Anda sudah beberapa hari mengerjakan tugas itu. Kalimat ini bisa menjadi bumerang bagi Anda karena bos bisa berpikir Anda tidak benar-benar bekerja. Meski belum selesai, barikan laporan tentang kemajuan yang sudah dicapai.

11. Saya sudah terlanjur cuti

Benar, cuti memang hak Anda. Tapi, jika bos sampai haris mau mengganggu cuti Anda, sering kali itu tanda hal itu adalah memang sangat urgent. Hal ini bisa membuat Anda terkesan tidak fleksibel.

(Dikutip dari smartbook renungan harian spirit motivator edisi Juni 2012, hal 11-12)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s