Lebih Cinta Tuhan Yesus


“Bagaimana cara kalian membuat suatu hubungan tidak bosan/monoton?” engkau mengajukan pertanyaan pertamamu. Saya yang mendapat giliran terakhir menjawab dengan santai,”Saya selalu mencoba hal-hal baru atau gaya-gaya baru”. Kali ini engkau membiarkan lampuku hidup karena “gaya-gaya baru” yang saya katakan sedikit terkesan di hatimu. “Adakah seseorang yang kalian Cintai lebih dari aku (Pacar/Pasangan)” demikian pertanyaan kedua terlontar dati bibir seksimu. Dengan semangat dan tanpa ragu-ragu saya menjawab, “Ada!”. Engakau menuju kearahku. Pipi putih manismu sedikit membuat saya terhibur ketika engkau berisik,”Siapa?”. Saya melihat tangan kirimu siap memecet tombol lampuku. Dengan mantap saya menjawab, “TUHAN YESUS!”. Sedetik kemudian engkau menjauh dariku menuju lampu rival beratku yang menjawab, “Tidak!”. Tepuk sorak penonton mengiringi langkahku ke arahmu. Dalam keriuhan penonton yang semakin menjadi-jadi saya mendengar suara hatimu berkata : “Jangan biarkan orang lain mencintai engkau lebih dari Cintanya ke Tuhan Yesus”, sembari memegang tanganku erat-erat berharap aku tidak akan menduakan kamu.

“Versi take me out!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s