Penyakit Zaman Modern


Hati-hati saudara, inilah keadaan/penyakit  manusia di “akhir zaman” maksud saya pada zaman modern sekarang ini. Jika saudara  termasuk salah satu didalamnya, jangan buang-buang waktu, jangan tunggu hari esok, segeralah bertobat. Bertobatlah sekarang juga!

  1. Mencintai Dirinya Sendiri.  Bukankah sekarang banyak orang yang tidak mempedulikan sesamanya. Dimana -mana egois tumbuh dengam subur. Hati-hati, apakah saudara dan saya sudah terjangkit dengan penyakit ini???
  2. Menjadi Hamba Uang. Ingat, akar segala kejahatan ialah cinta uang. Kita sebagai manusia butuh uang namun jangan sampai uang itu menguasai kita sehingga kita menjadi hambanya. Orang yang menjadi hamba uang hidupnya tidak pernah tenang dan tentram.
  3. Membual. Nah, untuk yang satu ini Anda harus waspada. Virusnya sudah menjamur dimana-mana. Kalau mau bercanda jangan sampai menyinggung hati orang lain seperi saya pernah lakukan beberapa tahun yang lalu. Jangan coba-coba membual.
  4. Menyombong Diri. Kalau Anda sombong berarti Anda muridnya iblis. Iblis itu Rajanya orang sombong jadi hati-hati dengan diri Anda sendiri dan apa yang anda punyai. Karena semua itu akan lenyap saudara.
  5. Pemfitnah. Jika “ya” katakan “ya”, jika “tidak” katakan “tidak”. Dilarang menambah dan mengurangi apa yang anda dengar. Pemfitnah hukumannya besar lho…
  6. Memberontak Kepada Orang Tua. Coba lihat sekeliling Anda. Banyak sekali anak-anak yang pergi dari samping orang tuanya tapi mereka bukan memberontak tapi karena merantau. Untuk yang satu ini, hargailah orang tua Anda kalai ingin hisup seribu tahun lagi.
  7. Tidak Tahu Berterimakasih. “Dasar anak tolol, tak tahu berterimakasih!” Kata ini menyinggung tapi jauh lebih menyinggung bila kita tidak tahu berterimakasih. Yang penting jangan pernah lupakan orang yang berbuat baik kepada saudara dan ingatlah mereka disaat Anda berhasil dan sukses.
  8. Tidak Peduli Agama. “Buat apa ke Gereja, bosan! Aku ini sudah banyak dosa!”. Kalau Anda dengar orang berkata seperti itu, hati-hati dia masih dikuasai iblis. Kamu tahu gak, justru karena kita sadar banyak dosa makanya kita ke Gereja.
  9. Tidak Tahu Mengasihi. “Emangnya Kamu siapa?, maaf ya gak kenal”. Orang yang kita kenal wajar kalau kita kasihi, tapi bagaimana dengan orang yang tidak kita kenal?? Sebaiknya kasih kita tunjukkan kepada orang yang tidak kenal dengan kita. Sekarang sudah banyak orang yang tuli dan buta kasih.
  10. Tidak Mau Berdamai. Eh…bagaimana caranya supaya AS dan Iran berdamai, Libya dengan Negara Barat berdamai atau China dengan Taiwan berdamai?. Hati-hati, negara ini sudah kebal dengan yang satu ini. Bagaimana dengan Anda? Masih dendam? Jangan donk….maafin dia ya….
  11. Suka Menjelekkan Orang. ” Orang kampungan, jelek banget bau lagi, dia tu gak bisa nyanyi lho beda dengan saya yang selebritis. siapa loe siapa gue, sorry lah ya…”. Hati-hati saudara bercerminlah pada diri sendiri dan anggap orang lain seperti anda sendiri. Jadi, ngapain dijelek-jelekin???
  12. Tidak Dapat Mengekang Diri. “Itukan sudah kebiasaan gue, gue udah coba tapi gak bisa tahu. Ah…susah kali merubahnya”. Kebiasaan yang buruk dapat mengubah kebiasaan yang baik. Berjuanglah untuk melawan kebiasaan buruk diri Anda.
  13. Garang. “Kok..gak kamu liat-liat Sem!, Tuh dah jatuh, kita udah rugi nih!”. Cobalah respon hal-hal yang tidak Anda suka atau hal-hal yang merugikan Anda dengan lemah lembut, siapa tahu ada sesuatu di balik semuanya itu yang membawa kebaikan.
  14. Tidak Suka Yang Baik. “Apa? Baca Alkitab, Ah malas, udah! udah! san, sana!”. Jangan sok baik dong. Ingat, jika Anda mau orang lain baik kepada Anda maka berbuat baiklah kepada mereka terlebih dahulu.
  15. Suka Mengkhianat. Hati-hati saudara, kalau Anda punya pacar di daerah lain atau tempatnya berjauhan maka percaya gak percaya dia itu pasti pernah atau sudah punya pacar lain. Responlah, O…Oh…. Kamu ketahuan, pacaran lagi….!
  16. Berlagak Tahu. “Aku sudah tahu kok, Anda gak perlu jelasin lagi!” yah…. aku tahu terus bagaimana reaksi dan respon Anda? Hati-hati saudara jangan asal tahu aja tapi bertindaklah!
  17. Menuruti Hawa Nafsu. “Daripada kasi perpuluhan mendingan gue beli baju natal, maaf ya..kita lagi bergadang nih, minggu depan ajalah, kan PA nya masih ada Kamis depan??”
  18. Sungguh-sungguh beribadah tetapi tidak dengan hati tapi dengan kekuatan.

 

“Ingat penyakit diatas hanya bisa diobati oleh dokter diatas segala dokter yaitu, Tuhan kita Yesus Kristus melalui Firman Tuhan, Doa dan Roh Kudus!”

 

2 thoughts on “Penyakit Zaman Modern

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s